Setelah berbulan-bulan tutup, Destinasi Digital Pasar Menoreh di Desa Sedayu Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo akhirnya resmi di-aktivasi atau dibuka kembali pada Minggu, 11 Oktober 2020.

Aktivasi Pasar Menoreh ditandai dengan pemukulan gong oleh Direktur Pemasaran Pariwisata, Agus Rochiyardi selaku perwakilan dari Badan Otorita Borobudur disaksikan Dandim 0780/Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim, Kepala Dinpermades Agus Ari Setiyadi, perwakilan Dinparbud, Camat Loano, serta sejumlah OPD terkait.

Dalam kesempatan itu juga digelar talk show bertajuk “Temukan Keajaiban di Bukit Menoreh”. Pengunjung yang datang disuguhi kesenian tradisional Tari Sesomberan dan Jathilan Kreasi Baru dari Mudo Utomo.

Diharapkan dengan Aktivasi Pasar Menoreh ini dapat mempromosikan kembali pasar digital menoreh dengan tampilan yang baru setelah direvitalisasi oleh BOB yang bersinergi dengan BUMDES Sedayu Rahayu sekaligus membantu memulihkan perekenomian desa yang telah terpuruk akibat wabah covid19.

Beberapa fasilitas yang menjadi sasaran revitalisasi yakni pintu gerbang, taman, toilet, gazebo pedagang, wahana permainan, dan panggung kesenian. Sejumlah titik juga dilengkapi dengan tempat cuci tangan serta pendukung protokol kesehatan lainnya.

“Kita berharap karena dalam massa pandemi Covid-19 ini kemaren kita sempat tutup dan sekarang kita re-aktifasi kembali pasar menoreh ini dengan harapan bisa mengantrol perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, namun pedagang dan pengelola untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan disiplin melakukannya,” tutur usai pemukulan gong sebagai tanda re-aktivasi kembali Pasar Digital Menoreh.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Dinparbud Purworejo, Dyah Moro Setyaningsih, mengungkapkan bahwa aktivasi Pasar Menoreh menjadi peluang besar bagi warga Sedayu untuk menjadi jujugan wisatawan. Terlebih dengan adanya bantuan dari BOB dan sinergitas dengan Bumdes Sedayu telah banyak merubah tampilan Pasar Menoreh menjadi lebih baik.

Peluang menjaring wisatawan kian mudah dengan dibukanya akses jalan rabat beton selebar 4 meter melalui program TMMD Kodim 0708/Purworejo yang langsung terhubung dengan Glamping De Loano.

“Harapan kami, dengan dibukanya kembali Pasar Menoreh menjadikan salah satu daerah tujuan wisata dengan kekuatan kuliner lokalnya serta seni budaya dari Sedayu yang akan berpengaruh pada peningkatan pendapatan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat setempat,” tandasnya.