Purworejom 26 April 2026 — Trirejo Riverfest 2026 sukses menghadirkan pengalaman wisata air yang seru melalui kegiatan Tubing Fest & Tubing Race di kawasan Trirejo River Tubing, Dusun Watubelah, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Minggu (26/4). Event ini menjadi momentum penting dalam pengembangan wisata air Purworejo sekaligus perayaan anniversary destinasi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Purworejo secara resmi membuka acara ini melalui rangkaian seremoni yang meriah, mulai dari penampilan seni, menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan, doa bersama, hingga prosesi potong tumpeng. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Suranto, memimpin langsung prosesi tersebut.

Suranto menegaskan bahwa Trirejo Riverfest 2026 menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal. Ia juga menilai kegiatan ini mampu meningkatkan daya tarik wisata Purworejo, khususnya di sektor wisata air dan wisata alam.
Setelah seremoni pembukaan, panitia langsung melepas peserta tubing fest dan tubing race menuju titik start. Total sebanyak 190 peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sebanyak 160 peserta mengikuti tubing fest dengan tarif terjangkau, yaitu Rp10.000 untuk pelajar dan Rp20.000 untuk umum. Sementara itu, 30 peserta lainnya mengikuti tubing race yang terbagi dalam dua kategori, yaitu tingkat sekolah dasar (10 peserta) dan SMA/K (20 peserta).
Kegiatan ini menawarkan pengalaman menyusuri aliran sungai sepanjang kurang lebih 2 kilometer dengan karakter arus yang relatif aman. Kondisi ini membuat Trirejo River Tubing cocok sebagai destinasi wisata keluarga di Purworejo. Selain itu, panorama alam khas Perbukitan Menoreh menjadi daya tarik utama yang memperkuat pengalaman wisata berbasis alam dan petualangan.
Ketua panitia, Galang Bramantio, menjelaskan bahwa Trirejo Riverfest tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam memperkenalkan potensi wisata lokal berbasis sungai di Desa Trirejo.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembangkan wisata air yang aman, terjangkau, dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya.

Dari sisi aksesibilitas, lokasi Trirejo River Tubing tergolong strategis karena hanya berjarak sekitar 8 menit dari Alun-alun Purworejo. Kedekatan ini menjadikan destinasi tersebut sebagai pilihan short escape yang praktis bagi wisatawan.
Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) juga turut memberikan dukungan dalam penyelenggaraan event ini. Dukungan tersebut sejalan dengan posisi Kabupaten Purworejo yang masuk dalam kawasan pengembangan pariwisata Borobudur. Kehadiran BPOB diharapkan mampu memperkuat promosi serta mempercepat pengembangan destinasi wisata berbasis alam dan petualangan di wilayah tersebut.
Melalui penyelenggaraan Trirejo Riverfest 2026, Desa Trirejo diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi unggulan wisata air di Purworejo. Selain menghadirkan pengalaman yang aman dan terjangkau, event ini juga menjadi langkah konkret menuju pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Perbukitan Menoreh.
Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Borobudur
