Dieng, 20 Juni 2026 – Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa, melakukan kunjungan kerja strategis ke kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/6/2026). Kunjungan lapangan ini dilakukan guna memantau secara langsung pergerakan arus wisatawan sekaligus memastikan penerapan standar keamanan, keselamatan, dan kualitas pelayanan publik di sejumlah destinasi unggulan selama masa libur sekolah.

Dalam agenda visitasi tersebut, Wamenpar menyambangi tiga titik magnet utama pariwisata Dieng, yaitu Kawah Sikidang, Telaga Warna, dan Kompleks Candi Arjuna. Langkah monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pariwisata dalam mengawal kesiapan destinasi wisata nasional menghadapi lonjakan kunjungan (peak season) agar tetap berjalan kondusif, aman, dan berkesan bagi masyarakat.

Plt Direktur Utama BPOB Yusuf Hartanto mendampingi Wamenpar RI meninjau tata kelola Kawah Sikidang.

Menjamin Keselamatan dan Kualitas Layanan Wisata

Selama peninjauan, Ni Luh Puspa memeriksa secara detail berbagai aspek teknis pengelolaan kawasan, mulai dari manajemen alur pergerakan pengunjung (crowd management), ketersediaan dan kebersihan fasilitas umum, aksesibilitas jalur evakuasi, hingga implementasi mitigasi keselamatan pada spot-spot geowisata aktif.

Wamenpar menegaskan bahwa lonjakan volume wisatawan pada musim liburan tidak boleh menurunkan standar pelayanan dan keselamatan yang telah ditetapkan. Hubungan antara kenyamanan pelancong dan reputasi destinasi pariwisata nasional dinilai saling mengikat erat.

“Kami ingin memastikan setiap destinasi wisata di Indonesia mampu memberikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkualitas. Momentum libur sekolah menjadi periode penting bagi seluruh pengelola destinasi untuk menunjukkan kesiapan pelayanan terbaik dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan wisatawan sebagai prioritas utama yang tidak bisa ditoleransi,” ujar Ni Luh Puspa di sela-sela peninjauan lapangan.

Sinergi Lintas Sektoral di Kawasan Strategis

Kawasan Dataran Tinggi Dieng dipilih sebagai fokus visitasi karena statusnya yang sangat strategis. Memadukan unsur keindahan alam geowisata, nilai sejarah yang kental, dan kekayaan budaya, Dieng terus menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kompleksitas pengelolaan yang membelah wilayah administratif Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara menuntut adanya koordinasi yang solid.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Yusuf Hartanto, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyatakan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pariwisata yang berkelanjutan di wilayah koordinatif pariwisata Borobudur dan sekitarnya, termasuk Dieng.

“Akselerasi kesiapan destinasi pada masa peak season seperti libur sekolah di Dieng ini membutuhkan standardisasi yang baku. Kami di Badan Pelaksana Otorita Borobudur terus berkomitmen memperkuat sinergi tata kelola antarwilayah. Tujuannya adalah menciptakan sinkronisasi pelayanan agar daya tarik wisata alam dan budaya Dieng dapat dinikmati secara optimal, aman, sekaligus mampu memberikan dampak ekonomi yang konkret bagi masyarakat lokal secara berkelanjutan,” kata Yusuf Hartanto.

Wamenpar Ni Luh Puspa berdiskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Wonosobo mengenai mitigasi keselamatan wisata Dieng.

Langkah penataan dan pengawasan ini juga disambut baik oleh jajaran pemerintah daerah setempat yang bertanggung jawab langsung atas operasional harian objek wisata di lapangan.

“Kehadiran Ibu Wakil Menteri Pariwisata menjadi suntikan motivasi sekaligus evaluasi penting bagi kami di daerah. Kami terus berkoordinasi erat dengan Pemkab Banjarnegara dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan seluruh personel lapangan, kebersihan fasilitas, hingga kesiapan sistem mitigasi di lapangan demi menyambut lonjakan wisatawan domestik maupun mancanegara selama libur sekolah ini,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat.

Mendorong Pariwisata yang Berkelanjutan

Melalui kunjungan kerja terintegrasi ini, Kementerian Pariwisata berharap seluruh elemen pengelola destinasi wisata di Indonesia, khususnya di Dataran Tinggi Dieng, dapat konsisten meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan mereka. Sektor pariwisata tidak hanya dituntut untuk mengejar kuantitas angka kunjungan, melainkan juga kualitas retensi wisatawan yang lahir dari rasa aman dan kenyamanan yang mereka rasakan selama berkunjung.

Dengan pengawasan berkala dan kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan otorita, serta pelaku usaha lokal, kawasan Dieng diharapkan mampu memimpin percontohan pengelolaan destinasi wisata berbasis manajemen risiko dan pelayanan prima di Indonesia.

Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Borobudur

Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻

Website: https://bob.kemenpar.go.id/
Instagram: @boborobudur
Twitter/X: @BOBorobudur
Tiktok: @boborobudur
Facebook: Badan Otorita Borobudur
Youtube: BOBorobudur

By Published On: Sabtu, 20 Juni 2026Views: 24

Share This Story, Choose Your Platform!