Yogyakarta, 28 Agustus 2026 — Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) bersama Kementerian Pariwisata memperkuat langkah strategis dalam rangka persiapan implementasi Integrated Collaborative Approaches for Sustainable Tourism (iCoast). Proyek ini merupakan inisiatif penting yang didukung oleh pendanaan hibah Global Environment Facility (GEF-8) guna mendorong pengembangan pariwisata yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di kawasan otoritatif serta daerah penyangga. Koordinasi intensif tersebut dilaksanakan untuk memastikan seluruh program dan kegiatan pembangunan destinasi selaras dengan visi jangka panjang pelestarian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Rapat koordinasi tingkat tinggi yang diselenggarakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Ruang Rapat Borobudur Highland, membahas secara mendalam kesiapan operasional pelaksanaan iCoast. Agenda utama pertemuan mencakup penyelarasan program kerja BPOB dengan komponen proyek internasional, mekanisme co-financing, penguatan tata kelola lingkungan, strategi pengelolaan sampah terpadu, hingga perluasan akses pembiayaan berkelanjutan bagi pelaku usaha pariwisata di kawasan Borobudur.

Asisten Deputi Manajemen Usaha Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Pariwisata, Amnu Fuadiy, menjelaskan bahwa proyek iCoast memperoleh alokasi dana hibah GEF-8 sebesar USD 6 juta yang dijadwalkan berlangsung pada periode 2027 hingga 2031. Program berskala internasional ini difokuskan untuk mengakselerasi pariwisata hijau di destinasi prioritas nasional, termasuk Bali dan Borobudur. Pendanaan tersebut mencakup berbagai pilar krusial, mulai dari penguatan daya saing usaha pariwisata, mitigasi lingkungan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pembangunan ekosistem pembiayaan yang berkelanjutan.

Dalam kerangka pelaksanaan tersebut, Kementerian Pariwisata berkomitmen menyediakan skema co-financing melalui alokasi anggaran khusus yang menyasar sektor industri akomodasi seperti hotel dan resor agar mengadopsi standar operasional ramah lingkungan. Sebagai bentuk dukungan nyata di tingkat regional, BPOB turut mengalokasikan komitmen pendanaan pendamping sebesar USD 38.192 guna menyukseskan rangkaian kegiatan iCoast selama lima tahun ke depan.

“iCoast ini bukan hanya berbicara mengenai pendanaan, tetapi bagaimana kegiatan yang sudah dan akan dilakukan dapat mendukung prinsip pariwisata berkelanjutan. Karena itu, perlu kita petakan kegiatan di Borobudur yang dapat selaras dengan komponen iCoast,” jelas Amnu Fuadiy, Asisten Deputi Manajemen Usaha Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Pariwisata.

Aspek krusial lain yang mendominasi pembahasan strategis ini adalah percepatan penanganan isu pengelolaan sampah di kawasan Borobudur dan wilayah penyangga sekitarnya. Pengelolaan sampah dipandang sebagai pilar fundamental dalam mewujudkan destinasi pariwisata yang bersih, sehat, dan berdaya saing tinggi, seiring dengan masifnya pertumbuhan industri perhotelan, restoran, kafe, serta pusat kegiatan pariwisata lainnya.

Plt. Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB, Novita Dwihapsari, menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan sampah di lapangan juga terintegrasi erat dengan program Sustainable Quality Destination Tourism Project (SQDTP) yang sebelumnya telah dicanangkan oleh BPOB. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi secara komprehensif terhadap local champion atau tokoh penggerak lokal yang memiliki dedikasi tinggi untuk memimpin pengelolaan kebersihan di tingkat akar rumput.

“Pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat lokal. Melalui identifikasi local champion yang tepat, kita dapat memastikan keberlanjutan program kebersihan dan pelestarian lingkungan di kawasan Borobudur,” ujar Novita Dwihapsari, Plt. Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB.

Selain isu lingkungan, forum koordinasi ini memberikan perhatian khusus pada program peningkatan kapasitas masyarakat dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pelatihan yang selama ini diinisiasi oleh BPOB ke depan akan direplikasi dan diperluas cakupannya agar sejalan dengan kerangka kerja iCoast. Transformasi ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas produk wisata, tetapi juga membekali masyarakat dan pelaku usaha lokal dengan kemampuan manajerial yang mumpuni, termasuk keahlian dalam menyusun proposal bisnis dan mengakses instrumen pendanaan alternatif.

Langkah akselerasi pembiayaan turut dielaborasikan melalui peluang sinergi dengan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau CSR Danantara, khususnya untuk pembangunan infrastruktur fisik fasilitas pengelolaan sampah terpadu. BPOB didorong untuk segera merampungkan dokumen proposal secara komprehensif yang memuat profil demografi masyarakat, pemetaan lokasi strategis, dokumentasi lapangan, status legalitas lahan, serta rincian kebutuhan teknis pembangunan fasilitas.

Menyongsong operasionalisasi penuh pada tahun 2027, Kementerian Pariwisata menjadwalkan proses penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) iCoast mulai Oktober 2026. SOP komprehensif ini akan menjadi panduan tata kelola administratif, mekanisme teknis pelaksanaan program, serta standar akuntabilitas pelaporan dan audit keuangan. Kehadiran regulasi internal ini diharapkan mampu menjamin efektivitas eksekusi program di lapangan.

Melalui sinergi lintas sektoral ini, BPOB dan Kementerian Pariwisata optimis model pengembangan destinasi pariwisata Borobudur tidak hanya mengejar pertumbuhan indikator ekonomi semata, melainkan konsisten menjaga keseimbangan ekosistem alam dan kesejahteraan sosial masyarakat. Dukungan pendanaan global melalui GEF-8 diyakini menjadi momentum kebangkitan pariwisata Indonesia menuju standar kualitas internasional yang hijau dan berkelanjutan.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan badan otorita regional adalah kunci utama. Dengan fondasi iCoast yang kuat, Borobudur siap menjadi model rujukan global bagi pariwisata yang berbasis kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” tutup perwakilan manajemen strategis BPOB dalam sesi penutupan rapat koordinasi.

Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Borobudur

Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻

Website https://bob.kemenpar.go.id/

Instagram @boborobudur

Twitter/X @BOBorobudur

Tiktok @boborobudur

Facebook Badan Otorita Borobudu

By Published On: Jumat, 28 Agustus 2026Views: 11

Share This Story, Choose Your Platform!