Sore tadi, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita hadir dalam acara Launching Tirtoadi Smart Village di Embung Senja, Kabupaten Sleman. (5/9)

Dalam kesempatan ini turut hadir Kapolda DIY,  Danrem 072/Pmk, Bupati Sleman, Dandim 0723/Sleman dan Kapolres Sleman.

Terkait Tirtoadi Smart Village dijelaskan bahwa itu merupakan program Bumdes Tirtamas untuk menyediakan layanan internet yang murah, terjaga, dan optimum guna mendukung target informasi desa dengan beragam aplikasi yang mendukung kinerja perangkat dalam memberikan layanan kepada masyarakat sekaligus upaya mengatasi kesenjangan digital, pemberdayaan masyarakat.

Peluncuran Tirtoadi Smart Village sendiri ditandai pembukaan tirai menara internet dan pemukulan kentongan yang dilakukan Bupati Sleman di Wisata Embung Senja. Peluncuran itu turut disaksikan Dirjen PDT Kemendes PDTT.

Direktur Bumdes Tirtamas, Wahjudi Djaja menyampaikan, ada 11 menara koneksi internet yang mampu mencakup 15 padukuhan. Jadi, masyarakat secara bertahap dapat mengakses jaringan internet secara murah dengan jaringan yang terjaga. “Di sinilah kita bisa memberi makna kepada kebangkitan ekonomi desa, desa cerdas, desa pintar, desa berbasis teknologi persyaratan saat semua pemangku kebijakan sepakat berlari mengejar ketinggalan,” kata Wahjudi, Sabtu (5/9).

Bupati Sleman, Sri Purnomo menyebut, peluncuran Tirtoadi Smart Village ini selaras visi Sleman. Yaitu, terwujudnya masyarakat yang sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency. Ia berpesan, agar Tirtoadi Smart Village yang merupakan bagian dari layanan Bumdes Tirtamas dapat meningkatkan potensi-potensi yang dimiliki seluruh desa wisata. Sehingga, mampu memberdayakan masyarakat di sekitarnya.

Bumdes bukan hanya upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, tapi juga peningkatan daya saing desa. Bumdes dinilai sebagai upaya menekan urbanisasi dan membuka lapangan pekerjaan baru guna mengurangi pengangguran. “Saya berharap Bumdes Tirtamas dapat memberi lapangan kerja menjanjikan bagi masyarakat Tirtoadi, karena hakikatnya Bumdes merupakan badan usaha yang penyertaanya dari desa dan untuk kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri,” ujar Sri.

Penyediaan akses internet berkecepatan tinggi menggunakan teknologi WiFi dengan jaringan stabil serta harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat merupakan langkah dasar untuk pembangunan smart province, smart regency,  smart city maupun smart village dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup dan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Dalam kesempatan tersebut juga memperkenalkan penggunaan aplikasi Si Pena dan C4ll.id Express dengan akses internet Tirtoadi.net.
Si Pena merupakan sistem pendidikan dan pelatihan melalui proses pembelajaran menggunakan teknologi informasi, komunikasi, dan media lain sehingga peserta dan pengajar tidak secara langsung bertatap. Sedangkan C4ll.id express merupakan salah satu pelayanan jasa pengiriman barang yang dapat di akses melalui jaringan internet.