Yogyakarta, 13 Mei 2026 — Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) menerima kunjungan PT Curaweda Palagan Innotech dalam agenda Silaturahmi dan Pemaparan Curaweda Kembali untuk Partnership Jangka Panjang. Agenda ini berlangsung di Ruang Rapat Borobudur Highland, Rabu (13/5).

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya, kreativitas, dan teknologi di kawasan Borobudur dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Direktur Utama BPOB Yusuf Hartanto, Plt. Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Novita Dwi Hapsari, Kepala Satuan Pemeriksaan Intern, serta para Kepala Divisi di lingkungan BPOB.

Dalam pemaparannya, PT Curaweda Palagan Innotech menyampaikan visi pengembangan destinasi wisata melalui pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan budaya, teknologi, kreativitas, dan pengalaman wisata modern. Curaweda menilai kawasan Borobudur memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis teknologi yang tetap kuat pada identitas budaya lokal.

CEO Curaweda, Azhar Muhammad Fuad, menjelaskan bahwa teknologi dapat menjadi medium untuk menghadirkan kembali sejarah dan budaya agar lebih relevan dan menarik bagi generasi masa kini.

“Dari kekayaan budaya yang sudah ada, kita berikan sentuhan teknologi agar menjadi lebih menarik. Teknologi hadir untuk membawa kembali nilai sejarah dan budaya agar tetap relevan,” ujarnya.

Curaweda juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab dalam proses kreatif, termasuk dalam produksi film sejarah dan budaya yang telah mendapatkan persetujuan dari pemilik hak terkait.

Dorong Edu Tourism dan Wisata Berbasis Teknologi

Dalam diskusi tersebut, Curaweda menawarkan konsep kerja sama jangka panjang melalui pengembangan proyek kreatif dan inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi kawasan, memperkuat identitas budaya lokal, meningkatkan daya tarik destinasi wisata dan memperluas promosi pariwisata berbasis teknologi dan digitalisasi.

Selain itu, peluang sinergi juga terbuka melalui pemanfaatan Tourist Information Center (TIC) BPOB sebagai ruang pengembangan konsep edu tourism yang mengangkat sejarah dan budaya dengan pendekatan teknologi interaktif.

Kolaborasi Strategis untuk Pengembangan Pariwisata

Plt Direktur Utama BPOB Yusuf Hartanto, menyambut baik potensi kerja sama yang ditawarkan Curaweda.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan sejarah dan budaya melalui pendekatan teknologi merupakan tantangan sekaligus peluang besar dalam industri pariwisata saat ini.

“Kami menyambut baik tawaran dan informasi ini. Tren pengunaan AI dalam membuat animasi dan membuat film memang menarik untuk diikuti. Pertemuan kali ini menjadi langkah awal agar kita bisa saling mengenal dan mampu membuka peluang yang baik bagi seluruh pihak yang terlibat. Serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya dan teknologi,” ujarnya.

Potensi Ekosistem Kreatif dan Global

PT Curaweda Palagan Innotech yang berbasis di Bandung, Jawa Barat, saat ini telah mengelola sejumlah museum dan proyek film sejarah berbasis teknologi. Hingga 2026, Curaweda tercatat telah mengoperasikan empat museum dan mengembangkan berbagai karya sejarah digital dengan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan dan pendapatan destinasi.

Selain itu, Curaweda juga membuka peluang kerja sama revenue sharing, pengembangan paket wisata budaya digital, hingga sinergi dengan berbagai institusi budaya dan pendidikan, termasuk rencana kolaborasi kuratorial bersama Universitas Gadjah Mada (UGM).

Melalui pertemuan ini, BPOB dan Curaweda berhasil mengidentifikasi sejumlah peluang sinergi strategis yang akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis lebih mendalam terkait model kerja sama, implementasi program, serta aspek legal dan bisnis.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan pengalaman wisata baru yang lebih kreatif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat posisi Borobudur sebagai destinasi pariwisata budaya berkelas dunia.

 

 

 

Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Borobudur

By Published On: Rabu, 13 Mei 2026Views: 28

Share This Story, Choose Your Platform!