Penutupan Kegiatan Sosialisasi, Pelatihan, Pendampingan dan Self Declare Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) DIY di Geosite Ngingrong, Kabupaten Gunung Kidul (26/10/20) menandai ditutupnya kegiatan yang telah berlangsung tanggal 19 – 26 Oktober 2020. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia terkait dengan tata aturan Adaptasi Kebiasaan Baru sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pelatihan dan Pendampingan Adaptasi Kebiasaan Baru diikuti oleh 20 peserta dari pengelola Geosite Ngingrong. Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi aturan dalam Adaptasi Kebiasaan Baru, Pelatihan Penghitungan Carrying Capacity, Alur Wisatawan, Pemetaan Zonasi Wisatawan, Visitor Management, Layanan Prima, dan Sapta Pesona. Hasil dari kegiatan ini merupakan SOP yang telah disesuaikan dengan kondisi geografis serta zonasi destinasi wisata Geosite Ngingrong.

Dengan adanya pelatihan dan pendampingan Adaptasi Kebiasaan Baru selanjutnya diharapkan pengelola dapat meneruskan izin buka terbatas Geosite Ngingrong yang telah disetujui oleh Gugus Tugas Covid Daerah Istimewa Yogyakarta dengan SOP Adaptasi Kebiasaan Baru yang telah disiapkan saat pelatihan dan pendampingan

Badan Otorita Borobudur telah melakukan Pelatihan dan Pendampingan Adaptasi Kebiasaan Baru sejak Agustus 2020 di beberapa lokasi, meliputi Prov. Jateng (Desa Wisata Kenalan, Desa Wisata Banyuroto, Wulung Gunung dan Ketep pass Kabupaten Magelang) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Embung Senja, Kab. Sleman, Geosite Ngingrong, Kab. Gunungkidul dan Pule Payung, Kab. Kulon Progo).