Purworejo, 21 Mei 2026 – Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) resmi memperkenalkan konsep atraksi wisata baru bertajuk “Land and Legacy” di Kawasan Otoritatif Borobudur Highland, Kabupaten Purworejo. Melalui kegiatan soft launching dan simulasi yang dihadiri oleh berbagai asosiasi pariwisata seperti GIPI, ASITA, HPI, dan Travel Health Indonesia, BPOB bersiap menghadirkan alternatif wisata berkualitas yang memadukan keindahan alam, edukasi sejarah, dan pemulihan diri (wellness).

Konsep “Land and Legacy” ini lahir sebagai wujud nyata amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2017 kepada BPOB untuk mengembangkan aspek 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) pariwisata. Di atas kawasan hutan Perbukitan Menoreh, atraksi ini dirancang secara berkelanjutan agar wisatawan tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga pulang membawa cerita dan kesegaran baru.

Direktur Destinasi Pariwisata BPOB, Neysa Amelia, menjelaskan bahwa “Land and Legacy” merupakan upaya untuk menangkap potensi besar wisata minat khusus yang bersandar pada kekuatan narasi lokal (storytelling).

“Melalui ‘Land and Legacy’, kami ingin mengajak wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk merasakan langsung harmoni antara alam, budaya, dan sejarah Menoreh. Di sini, aktivitas seperti trekking bukan sekadar berjalan menyusuri hutan, melainkan sebuah perjalanan napak tilas perjuangan gerilya Pangeran Diponegoro. Kami mengemas edutourism dan wellness ini secara berkualitas dan konsisten agar Borobudur Highland bisa menjadi hub wisata yang kuat mendampingi Candi Borobudur”, ujar Neysa.

Saat ini, BPOB telah menyiapkan tiga pilar atraksi utama:

1. Trekking Alam dan Sejarah: Menawarkan rute pendek (short track) hingga menengah (middle track) yang menyuguhkan kekayaan flora-fauna sekaligus kisah heroik Perbukitan Menoreh, termasuk sejarah Makam Pangeran Benowo. Ke depan, jalur panjang (long track) sedang disiapkan untuk menembus keasrian Desa Benowo.
2. Birdwatching (Pengamatan Burung): Bekerja sama dengan BKSDA untuk mengidentifikasi satwa endemik, termasuk potensi pengamatan burung elang sebagai daya tarik eksklusif bagi pencinta satwa.
3. Edutourism & Wellness: Menghadirkan olahraga tradisional jemparingan, outbound bernarasi sejarah, hingga paket khusus seperti “Moekti Diri”—sebuah pengalaman forest wellness untuk relaksasi total di tengah ketenangan hutan alam.

Dalam kesempatan ini Moko, Wakil Ketua GIPI menyampaikan bahwa, “Borobudur Highland adalah kawasan pariwisata hutan yang cocok sebagai tempat untuk menikmati ketenangan dan kebugaran di alam”, ujarnya.

Kepala Divisi Amenitas dan Daya Tarik Wisata BPOB, Yulwan A, menambahkan bahwa kawasan ini juga sudah siap dengan amenitas penunjang seperti DeLoano Glamping serta berbagai pilihan paket wisata menarik. “Wisatawan bisa menikmati ragam event seperti Biosferun yang menyuguhkan lanskap cagar biosfer Menoreh, atau paket Menoreh Experience Holiday untuk belajar membuat gula aren dan memetik teh langsung di desa wisata sekitar kawasan”, ungkapnya.

Langkah BPOB ini mendapat sambutan hangat dari industri. Perwakilan asosiasi pariwisata yang hadir langsung diajak melakukan uji coba menyusuri jalur middle trekking untuk merasakan langsung pengalaman autentik tersebut. Kehadiran “Land and Legacy” diharapkan mampu membangun kolaborasi erat dengan para travel agent dalam menyusun paket wisata bersama yang memikat sekaligus berkelanjutan.

 

 

 

Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Borobudur

 

Informasi & Kontak Media:

  • Website Resmi: bob.kemenpar.go.id

  • Surel: borobudur@kemenpar.go.id

  • Hotline Informasi/Pemesanan: 0811 4383 808

  • Instagram: @boborobudur

By Published On: Kamis, 21 Mei 2026Views: 67

Share This Story, Choose Your Platform!