Surakarta, 1 November 2026– Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Kementerian Pariwisata, mengapresiasi penyelenggaraan Pekan se.da.ya.di.surakarta 2026 yang berlangsung pada 1–7 November 2026 di Taman Balekambang, Surakarta. Festival ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Surakarta dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mengembangkan potensi seni dan budaya lokal, serta mendukung visi Surakarta menuju Wellness City 2030.

Pekan se.da.ya.di.surakarta 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku seni, budayawan, komunitas, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai sektor ekonomi kreatif. Mengusung semangat “Collect, Connect, Collab”, festival ini diharapkan mampu memperluas jejaring antarpelaku kreatif sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan daya tarik wisata Kota Surakarta. Pemerintah Kota Surakarta menargetkan kehadiran 20.000 pengunjung selama penyelenggaraan festival.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat lokal untuk berperan sebagai penggerak ekonomi, seniman, dan pelaku kreatif. Berbeda dari penyelenggaraan acara yang kerap menghadirkan artis ibu kota, Pekan se.da.ya.di.surakarta 2026 mengedepankan potensi dan karya masyarakat setempat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk terus berinovasi dalam memajukan perekonomian dan mempromosikan Kota Surakarta. Melalui keterlibatan pelaku lokal, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat identitas kota melalui kekayaan seni, budaya, dan kreativitas masyarakatnya.

Direktur Festival se.da.ya.di.surakarta, Tatuk Marbudi, menyebutkan bahwa kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 kolaborator dari berbagai bidang seni, budaya, tradisi, dan ekonomi kreatif. Beragam kegiatan dihadirkan, mulai dari seni pertunjukan, musik, pameran seni rupa dan desain, bazar UMKM, pemutaran film, hingga gastronomi.

Festival ini juga menghadirkan tujuh program utama, yakni kebugaran, pasar kreatif, pertunjukan, lokakarya, pameran, kuliner, serta forum diskusi seni dan budaya. Keberagaman program tersebut menjadi upaya untuk mempertemukan berbagai komunitas dan memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan kreatif yang berakar pada potensi lokal.

Direktur Badan Pelaksana Otorita Borobudu menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan salah satu kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, seniman, dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih inklusif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Surakarta sebagai daerah yang memiliki kekayaan seni, budaya, tradisi, dan beragam daya tarik wisata diharapkan dapat menjadi salah satu contoh dalam pengelolaan *event* berbasis potensi lokal. Penyelenggaraan festival yang melibatkan masyarakat secara aktif tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat identitas daerah, dan meningkatkan pengalaman wisatawan.

Bagi BPOB, praktik kolaborasi dalam penyelenggaraan Pekan se.da.ya.di.surakarta 2026 menjadi inspirasi bagi pengembangan pariwisata di kawasan Borobudur dan wilayah sekitarnya. Pendekatan yang mengintegrasikan seni, budaya, kreativitas, kebugaran, dan pemberdayaan ekonomi lokal sejalan dengan upaya membangun ekosistem pariwisata yang berdaya saing serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui apresiasi terhadap penyelenggaraan Pekan se.da.ya.di.surakarta 2026, BPOB berharap semakin banyak daerah yang mengembangkan event secara kolaboratif dengan mengoptimalkan potensi lokal. Dengan demikian, kegiatan pariwisata tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi, ruang ekspresi budaya, dan sarana memperkuat keberlanjutan destinasi wisata Indonesia.

 

Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Borobudur

 

Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻

Website https://bob.kemenpar.go.id/
Instagram @boborobudur
Twitter/X @BOBorobudur
Tiktok @boborobudur
Facebook Badan Otorita Borobudur

By Published On: Minggu, 1 November 2026Views: 30

Share This Story, Choose Your Platform!