Yogyakarta, 16 Maret 2026 – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden kepada Menteri Pariwisata untuk memastikan kesiapan destinasi wisata selama periode libur Lebaran, dilakukan kegiatan pemantauan arus kunjungan wisatawan pada Senin (16/3) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemantauan dilakukan di dua lokasi strategis, yaitu Yogyakarta International Airport dan Pantai Glagah.

 

Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pendukung pariwisata, arus kunjungan wisatawan, serta kesiapan layanan di pintu masuk dan destinasi pariwisata selama masa libur Idulfitri 1447 H/2026 M.

 

Peninjauan Fasilitas di Bandara YIA

Pemantauan diawali di Yogyakarta International Airport yang merupakan bandara internasional berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Yogyakarta dan berlokasi di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Bandara ini menjadi salah satu pintu gerbang utama kedatangan wisatawan yang berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

 

Peninjauan difokuskan pada berbagai fasilitas layanan yang mendukung kenyamanan bagi penumpang dan wisatawan di area bandara. Bandara memastikan sistem mitigasi bencana (gempa/tsunami), thermal scanner untuk kesehatan, serta sejumlah fasilitas yang diamati antara lain masjid dan mushola, toilet, ATM Center, layanan buggy car untuk membantu mobilitas penumpang di area bandara, virtual Customer Service, UMKM Center, serta area parkir kendaraan yang luas.

 

Selain itu, dilakukan pula peninjauan terhadap layanan Tourist Information Center (TIC) yang berfungsi sebagai pusat layanan informasi pariwisata bagi wisatawan yang baru tiba di Yogyakarta. Berdasarkan data hingga 15 Maret 2026, jumlah kunjungan ke TIC tercatat rata-rata sebanyak dua wisatawan domestik (WNI) dan empat wisatawan mancanegara (WNA) perhari.

 

Layanan informasi di pusat informasi wisata tersebut dijalankan oleh petugas dari Dinas Pariwisata DIY, Bapak Pipin Arifin, serta dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Ibu Duha.

 

Dari sisi konektivitas, bandara ini juga didukung oleh berbagai moda transportasi lanjutan yang memudahkan wisatawan menuju berbagai destinasi wisata di Yogyakarta. Antarmoda tersebut meliputi layanan bus dan travel seperti Damri dan Sinar Jaya, kereta bandara, serta layanan taksi online maupun offline.

 

Pantai Glagah, Destinasi Unggulan Kulon Progo

Pemantauan selanjutnya dilakukan di kawasan Pantai Glagah yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Pantai ini dikenal dengan pemecah ombak yang ikonik, hamparan pasir hitam, serta keberadaan laguna air tawar yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

 

Sebagai salah satu destinasi unggulan di Kulon Progo, Pantai Glagah menawarkan berbagai aktivitas wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan dari berbagai kalangan. Di kawasan Laguna Air Tawar ini tersedia berbagai atraksi wisata yang dapat dinikmati pengunjung, antara lain wahana kano, wisata jeep, camping ground, serta paket wisata edukasi yang memperkenalkan proses pembuatan jala dan budidaya rajungan kepada wisatawan.

 

Selain atraksi wisata, kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti UMKM, mushola, toilet, serta tempat sampah yang tersedia di berbagai titik untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata.

 

Dari sisi aktivitas ekonomi, di kawasan Pantai Glagah terdapat 56 kios suvenir dan 50 kios kuliner. Namun demikian, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian kios tersebut saat ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang sehingga masih terdapat peluang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi wisata di kawasan tersebut.

 

Untuk memasuki kawasan Pantai Glagah, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Sementara itu, tarif parkir kendaraan ditetapkan sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

 

Kunjungan Wisatawan Tunjukkan Tren Positif

 

Berdasarkan data kunjungan selama tiga hari terakhir, yaitu Sabtu hingga Senin, 14–16 Maret 2026, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Pantai Glagah menunjukkan tren yang cukup positif. Pada hari Sabtu tercatat sebanyak 321 orang, kemudian meningkat menjadi 613 orang pada hari Minggu, dan tercatat sebanyak 500 orang pada hari Senin.

 

Selama kegiatan pemantauan di kawasan Pantai Glagah, kegiatan ini turut didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, yaitu Bapak Sapto, Bapak Udi, dan Ibu Ririn.

 

Melalui pemantauan ini, diharapkan kesiapan destinasi wisata, fasilitas pendukung, serta layanan kepada wisatawan selama periode libur Lebaran dapat terus ditingkatkan. Selain memberikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman bagi pengunjung, momentum libur Lebaran juga diharapkan dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata.

 

 

 

Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Borobudur

By Published On: Selasa, 17 Maret 2026Views: 25

Share This Story, Choose Your Platform!