Purworejo, 14 Juli 2026 – Sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pendidikan di wilayah penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur terus bersiap menghadapi akselerasi pertumbuhan ekonomi. Sebagai langkah konkret untuk memetakan kembali, mengintegrasikan, serta mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah, Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar perhelatan strategis bertajuk “Explore Bener Super” pada Selasa (14/7/2026). Perhelatan ini dirancang khusus untuk menggerakkan roda perekonomian lokal di wilayah Kecamatan Bener secara berkelanjutan.

Kegiatan Explore Bener Super Purworejo dikemas secara dinamis dan interaktif melalui perjalanan berbasis wisata minat khusus (offroad). Rombongan yang terdiri dari jajaran pemerintahan, pelaku industri pariwisata, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pegiat otomotif menyusuri jalur kabupaten menggunakan armada jip wisata. Ekspedisi ini secara berurutan mengunjungi lima titik episentrum potensi Kecamatan Bener, yang dimulai dari situs cagar budaya Ndalem Mbah Mantri di Desa Kedungpucang, berlanjut ke keindahan lanskap alam Wisata Alam Mangguljoyo, pusat ekonomi kreatif Sentra Madu Sirat di Desa Cacaban Kidul, fasilitas pendidikan SMP Negeri 37 Purworejo di Desa Pekacangan, dan berakhir di kawasan ekowisata Loka Wisata Sikepel di Desa Jati.

Hadir memimpin langsung jalannya peninjauan lapangan ini, Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, yang didampingi oleh jajaran pejabat strategis. Di antaranya Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Bangun Erlangga Ibrahim SSTP MM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP Damkar) Siswantoro Dwi Nugroho SSTP MM, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Adi Pawoko SSTP MSi. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen lintas sektor dalam mendukung penuh integrasi pembangunan di wilayah perbatasan.

Dalam kesempatan tatap muka bersama warga dan pengelola di destinasi pertama, Wisata Alam Mangguljoyo, Bupati Purworejo memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian serta kebersihan lingkungan. Menurutnya, kesiapan masyarakat lokal (community-based tourism) adalah pilar utama mutlak dalam industri pariwisata modern.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini saya dapat turut serta dalam kegiatan langsung di lapangan. Momentum Explore Bener Super Purworejo ini adalah waktu yang sangat tepat untuk mengangkat sekaligus memperkenalkan kembali secara luas keindahan Mangguljoyo dan potensi pegunungan Bener. Kami berharap, dengan konsep nyengkuyung bareng atau gotong royong lintas sektor ini, kita dapat meningkatkan antusiasme kunjungan wisatawan dan meramaikan kembali geliat ekonomi di sini ke depannya,” tegas Bupati Yuli Hastuti SH.

Langkah taktis Pemerintah Kabupaten Purworejo ini mendapat dukungan penuh dari otoritas pusat. Plt. Direktur Utama sekaligus Direktur Keuangan, Umum, dan Komunikasi Publik Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Yusuf Hartanto, menyatakan bahwa inisiatif lokal seperti ini memegang peranan krusial dalam mempercepat pembentukan ekosistem pariwisata yang tangguh dan terintegrasi di sekitar kawasan Borobudur.

“BPOB sangat mengapresiasi semangat kolaborasi nyata yang ditunjukkan seluruh pihak dalam menggali dan mengembangkan potensi wisata di Kecamatan Bener. Purworejo merupakan salah satu kabupaten mitra strategis BPOB yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi ekonomi kreatif yang luar biasa besar. Kami berkomitmen penuh untuk terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo guna mendukung pengembangan destinasi wisata yang berkualitas, berdaya saing global, dan berkelanjutan,” ujar Yusuf Hartanto secara otoritatif.

Pembangunan wilayah Kecamatan Bener tidak hanya bertumpu pada aspek komersial pariwisata semata, namun juga mencakup penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satu agenda krusial dalam rombongan ini adalah peninjauan kondisi objektif di SMP Negeri 37 Purworejo yang berlokasi di Desa Pekacangan. Melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, pemerintah menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemajuan ekonomi wilayah dengan keberlangsungan instansi pendidikan setempat.

“Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada keberlanjutan pendidikan di wilayah Bener. Dengan semakin berkembangnya konektivitas dan daya tarik wilayah pegunungan Bener melalui program pariwisata ini, kami optimis hal tersebut akan mendorong kembali minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMP Negeri 37 Purworejo, khususnya pada tahun ajaran baru ini. Sekolah ini didukung oleh lingkungan yang sangat asri, tenang, nyaman untuk belajar, serta diperkuat oleh jajaran tenaga pendidik yang kompeten dan terbukti mampu mencetak siswa-siswa berprestasi di tingkat kecamatan,” ungkap Yudhie Agung Prihatno SSTP MM.

Melalui sinergi program fisik berupa perbaikan infrastruktur jalan akses kabupaten dan program non-fisik berupa pembinaan kapasitas pelaku UMKM madu hutan serta kelompok sadar wisata (pokdarwis), pelaksanaan Explore Bener Super Purworejo diharapkan menjadi katalisator jangka panjang. Pemerintah daerah bersama BPOB memastikan akan mengawal keberlanjutan program ini agar dampak ekonominya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat perbatasan.

 

Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Borobudur

 

Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻

Website: https://bob.kemenpar.go.id/
Instagram: @boborobudur
Twitter/X: @BOBorobudur
Tiktok: @boborobudur
Facebook: Badan Otorita Borobudur
Youtube: BOBorobudur

By Published On: Selasa, 14 Juli 2026Views: 17

Share This Story, Choose Your Platform!