Yogyakarta, 6 November 2026 – Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPP PUTRI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 pada 5–7 November 2026 di Loman Park Hotel, Yogyakarta. Mengusung tema “Sinergi Wellness dan Pariwisata untuk Kebangkitan Ekonomi Nasional”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi industri taman rekreasi dan sektor pariwisata, khususnya dalam mengembangkan potensi wisata wellness di Indonesia.

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Munas yang mengangkat tema wellness. Menurutnya, pengembangan wisata wellness menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata karena Indonesia memiliki kekayaan dan potensi besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung sektor tersebut. Sinergi antara Kementerian Pariwisata dan PUTRI diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kebangkitan ekonomi nasional.

Ia menambahkan, rekreasi saat ini tidak lagi sekadar menjadi aktivitas untuk berlibur, tetapi juga berkembang sebagai kegiatan yang mendukung keseimbangan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, industri taman rekreasi perlu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan tren serta kebutuhan wisatawan.

“Kita lihat bahwa pariwisata Indonesia saat ini terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Kita memang masih punya pekerjaan rumah, tetapi apa yang kita raih bersama dalam satu tahun belakangan patut kita apresiasi bersama”, ujar Ni Luh Puspa.

Ia memaparkan, sepanjang 2025 Indonesia mencatatkan 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai sekitar 1,2 miliar perjalanan. Tren positif tersebut berlanjut pada 2026, dengan pertumbuhan sektor pariwisata tercatat sebesar 5 persen. Pada periode Januari hingga September 2026, Indonesia membukukan 12,01 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

Menurut Ni Luh Puspa, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan industri pariwisata dalam menghadirkan pengalaman wisata yang semakin menarik dan berkualitas. Industri taman rekreasi, yang memiliki kedekatan dengan segmen wisata keluarga, perlu terus mengembangkan kreativitas, mengikuti perkembangan digital, serta merespons tren dan perubahan minat wisatawan. Pengembangan unsur wellness dinilai menjadi salah satu bentuk adaptasi sekaligus peluang yang menjanjikan bagi industri tersebut.

Dalam sambutan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Eling Priswanto, disampaikan bahwa masa depan pariwisata tengah bergerak menuju arah baru seiring meningkatnya mobilitas manusia dan semakin luasnya pilihan destinasi. Keunggulan pariwisata tidak lagi hanya ditentukan oleh keindahan tempat, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan pengalaman yang dapat memulihkan keseimbangan hidup, memperkaya kualitas kemanusiaan, serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Perubahan tersebut menandai pergeseran dari tourism economy menuju green economy, yaitu pendekatan pembangunan yang menempatkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas kehidupan dalam satu kerangka yang saling menguatkan. Keberlanjutan destinasi pun memiliki keterkaitan erat dengan kesejahteraan wisatawan, masyarakat lokal, serta kualitas lingkungan sebagai landasan pengembangan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PUTRI menyampaikan bahwa PUTRI telah membangun ekosistem bisnis melalui berbagai kemitraan, termasuk di bidang asuransi dan tiket. PUTRI juga terus berperan aktif dalam kancah internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring dan pengembangan industri taman rekreasi Indonesia.

GKR Bendara turut menyambut kehadiran para peserta Munas Ke-6 DPP PUTRI di Yogyakarta. Ia menyampaikan bahwa PUTRI telah berdiri sejak era 1970-an, namun dalam lima tahun terakhir kembali mendapatkan perhatian dan dikenal lebih luas. Kondisi tersebut menjadi momentum bagi organisasi untuk menyusun strategi besar dalam merespons arah perkembangan industri pariwisata ke depan.

Menurutnya, tema Munas tahun ini sangat strategis karena mendorong komitmen untuk mengintegrasikan konsep wellness ke dalam pengelolaan industri pariwisata. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing sektor pariwisata sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui penyelenggaraan Munas Ke-6 ini, PUTRI diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan, mendorong inovasi industri taman rekreasi, serta mengembangkan potensi wellness sebagai bagian dari pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjawab perubahan tren pariwisata sekaligus memperluas kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian Indonesia.

 

Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Borobudur

 

Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻

Website https://bob.kemenpar.go.id/

Instagram @boborobudur

Twitter/X @BOBorobudur

Tiktok @boborobudur

Facebook Badan Otorita Borobudur

By Published On: Jumat, 6 November 2026Views: 39

Share This Story, Choose Your Platform!